Tentang MPASI

Putri kami, Janistra (9 bulan), sudah memasuki tahap pemberian MPASI sejak menginjak usia 6 bulan. Tapi, sampai sekarang belum pintar makan. Bahkan hampir tak pernah membuka mulut.

Sebagai ibu, rasanya wajar kalau saya khawatir. Khawatir kalau nanti Janis kurang asupan, khawatir berat badannya tidak bertambah, atau mungkin malah turun, dan sebagainya.
Saya pun merasa takut ketika tiba waktunya Janis untuk kontrol (vaksin) ke dokter spesialis anak. Bagaimana kalau ada berbagai pertanyaan dari dokter tentang pola makannya Janis. Bagaimana jika dokter menanyakan soal berat badan Janis.

Bahkan saya merasa iri dengan anak-anak seusia Janis yang sudah bisa makan dengan lahapnya, menghabiskan berpuluh-puluh suap. Salah satu keponakan kami pun yang usianya terpaut dua bulan lebih muda, sudah pintar makan.

Lebih parahnya lagi, saya tidak berani menyuapi Janis di depan keluarga suami saya. Takut dikomentari macam-macam. Padahal itu hanya pikiran buruk saya.

Saya hampir selalu menangisi Janis karena ini.

Saya merasa kecil hati.

(more…)