Tentang Skincare

Ketika suami saya bilang, “Ayo, coba review skincare di blog!” Terus terang, saya merasa nggak yakin. Terlebih pengalaman saya juga masih kurang. Tapi, saya akan cerita tentang petualangan saya dalam merawat kulit wajah.

Ketika menginjak masa puber, wajah saya sangat penuh dengan jerawat. Orang tua saya sampai membawa saya ke beberapa dokter kulit. Dalam beberapa kurun waktu, seingat saya, kami mengunjungi lima dokter. Dari semua perawatan, satu hal yang membuat saya takut sampai sekarang: proses facial yang menyakitkan! Pencet sana, pencet sini. Ampun deh. Belum lagi kalau ada proses tambahan chemical peeling. Muka serasa terbakar. Anehnya, saya tetap mau menjalani proses facial sampai saat sebelum menikah. Setelah itu, berhenti total, hihihi. Lalu bagaimana dengan beragam skincare yang diresepkan dokter? Awalnya cocok, ada  perubahan yang baik di kulit wajah. Lama-kelamaan, kok nggak ada perubahan lagi ya. Dan pada akhirnya saya berhenti memakai semua skincare ini.

Begitu saya hamil, melahirkan dan menyusui, satu-satunya skincare yang saya pakai hanya Sukin, yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Saya pun hanya pakai cleanser, scrub, dan moisturizer. Patut digarisbawahi, saat itu saya belum melakukan double cleansing. Bahkan belum paham pentingnya.

Setelah Janis berusia dua tahun, saya mulai mencari skincare yang aman dan tentunya cocok. Rangkaian skincare ala Korea pun pernah saya pakai, tapi jujur, di kulit saya hasilnya biasa saja. SK-II pun saya coba. Nah, yang terakhir ini cocok, tapi tidak sesuai budget, hahaha. Harga SK-II di Singapura jauh lebih mahal dibandingkan di Jakarta.

Ketika sedang mencari pengganti skincare yang harganya selangit tadi, saya bertemu dengan ini semua…

First Cleanser.

Sebelum kenal dengan cleansing balm, saya hanya menggunakan micellar water sebagai first cleanser. Akan tetapi, setelah mempelajari kondisi kulit wajah saya yang sensitif berminyak, juga berjerawat, rupanya lebih efektif menggunakan cleansing balm. Saya memiliki tiga cleansing balm yang saya pakai secara bergantian: Banila Co. Clean It Zero Resveratrol, LUSH Ultrabland Facial Cleanser, dan favorit saya, The Body Shop Camomile Sumptuous Cleansing Butter (ini sudah kaleng ke-4, hihihi). Setelahnya, saya menggunakan bamboo washcloth yang sudah direndam di wadah berisi air hangat, untuk mengangkat cleansernya.

 

Double Cleanser.

Sejak hamil sampai sekarang, saya selalu pakai Sukin Foaming Facial Cleanser. Oh iya, perlu diingat, double cleansing hukumnya wajib.

 

Toner.

Sehari-hari, saya pakai La Roche-Posay Serozinc untuk mengurangi minyak di wajah. La Roche-Posay Serozinc ini favorit saya! Kalau tidak salah, ini sudah botol ketiga. Kalau sedang traveling, La Roche-Posay Serozinc ini selalu jadi andalan. Karena selain untuk toner, bisa dipakai juga untuk spritz. Untuk malam hari sebelum tidur, biasanya saya pakai Caudalie Grape Water, supaya kulit wajah terhidrasi dengan baik.

 

Serum.

Entah mengapa saya merasa berjodoh dengan Leahlani. Pertama kali kenal Leahlani, karena lihat beberapa produknya di salah satu toko organik di Singapura, The Naturally Better Company. Selain suka dengan semua produknya yang natural, saya juga tertarik dengan sejarahnya Leah (owner Leahlani) bagaimana dulu dia ‘berjuang’ dengan cystic acnenya, sampai akhirnya ‘melahirkan’ Leahlani skincare dengan racikannya sendiri dan tentunya berdasarkan pengalaman pribadinya. Dan karena Leahlani pula, saya jadi termotivasi untuk merawat kulit wajah. Saya sendiri menggunakan Leahlani Champagne Serum di pagi hari dan Leahlani Siren Serum di malam hari. Setelah memakai ini, tak jarang saya melewatkan moisturizer, karena serum-serum ini sudah cukup melembabkan.

 

Moisturizer/Face Oil.

Seperti yang sudah saya bilang di atas, saya termasuk yang jarang menggunakan moisturizer. Kalaupun harus memakai, bisanya ketika kulit saya sedang dalam kondisi kering. Untuk pagi hari, biasanya saya pakai Sukin Super Greens Nutrient Rich Facial Moisturizer atau La Roche-Posay Effaclar Duo [+]. Sedangkan untuk malam hari, saya lebih suka menggunakan face oil Trilogy No. 15 Limited Edition Beauty Oil sebagai antioksidan.

 

Sunscreen.

Sejauh ini Supergoop! Everyday Sunscreen SPF 50 selalu jadi favorit saya. Selain cocok untuk kulit saya yang berminyak, sunscreen ini juga bisa dipakai untuk kami sekeluarga, termasuk Janis. 🙂

 

Face Mask.

Leahlani Mermaid Mask ini hanya saya pakai seminggu sekali. Efek langsung dari pemakaian masker ini: kulit kenyal! Hihihi. Tak jarang, maskernya saya campur dengan beberapa tetes serum Leahlani untuk extra glowing. 

 

Sudah hampir enam bulan saya menggunakan rangkaian skincare ini (kecuali Trilogy No.15 Limited Edition Beauty Oil ya, karena pemakaiannya belum genap satu bulan, hihihi). Harapan saya, ingin kulit wajah yang bersih bersinar, bak iklan sabun cuci piring. Akan tetapi, yang saya dapat justru kulit yang jauh lebih sehat dan lebih terawat. Jerawat satu atau dua, masih sesekali hadir menjelang PMS, yang mana itu normal. Pori-pori dan bekas jerawat di wajah saya juga masih terlihat. Komedo pun masih beberapa kali muncul. Saya sama sekali nggak malu dan juga tidak berusaha untuk menutupi itu semua dengan ini-itu. Mungkin juga saya belum sepenuhnya merawat dengan tambahan serum-serum lain yang lebih spesifik. Justru dengan begini, saya jadi belajar untuk mencintai kondisi kulit wajah saya dengan cara merawatnya lebih baik lagi.

Sebelum selesai, izinkan saya kembali cerita mengenai double cleansing. Jauh sebelum (kehebohan) ini, bahkan ketika saya masih duduk di bangku sekolah, Ibu saya selalu mengingatkan saya dan adik saya tentang pentingnya double cleansing. Maklum, Ibu saya penganut double cleansing yang super taat. Dan saya merasa bersalah baru mengamalkan ini sekarang, sehingga baru merasakan manfaatnya juga, hiks.

Stay calm and double cleanse!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s