Tentang Selesma

Halo, musim selesma!

Cuaca yang tidak menentu, hawa yang kurang baik. Suami dan  putri saya, Janis, pun terkena dampaknya. Oh, dan ini sudah hari ke-10 untuk Janis. Sedangkan suami saya sudah sembuh.

“Apa nggak sebaiknya dibawa ke dokter saja? Kasihan Janis…”

Banyak sekali yang bertanya demikian dan menyarankan supaya dibawa ke DSA (dokter spesialis anak).

Sejauh ini kami, kami cukup mengobservasi Janis. Gejala yang muncul pertama kali adalah pilek, kemudian demam, lalu batuk. Tidak ada tanda-tanda klinis lain yang muncul. Terapi yang kami berikan untuk Janis adalah banyak minum (ASI), berjemur di bawah sinar matahari (jika ada), dan gendongan. Janis juga mengalami hidung tersumbat, maka kami berikan terapi uap panas di dalam kamar, dengan memakai mangkuk-mangkuk kecil berisikan air panas yang diberi beberapa tetes minyak kayu putih, dan terbukti cukup ampuh. Selebihnya, kami sebagai orang tua hanya bisa bersabar sembari berdoa.

Alhamdulillah, Janis makin membaik setiap harinya. Lekas sehat, Nak!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s